Selasa, 11 Desember 2012

Pembentukan Muratara "Terganjal" Bupati Muba

Palembang - Pembentukan Kabupaten pengembangan Musirawas Utara (Muratara) di Musirawas, Sumatera Selatan sekarang ini masih menunggu surat dari Pemerintah Kabupaten Musibanyuasin. Ketua Presedium Pengembangan Kabupaten Muratara Syarkowi Wijaya kepada wartawan di Palembang, Senin mengatakan, berdasarkan hasil rapat lalu gubernur mengatakan untuk pembentukan Muratara itu harus ada persetujuan Bupati Mura dan Muba. Hal ini karena sebelumnya pembentukan Muratara tersebut terhambat karena adanya kasus sengketa lahan antara Kabupaten Musirawas dan Musibanyuasin, sehingga DPR RI mengusulkan kasus itu harus diselesaikan terlebih dahulu. Lebih lanjut dia mengatakan, Bupati Mura Ridwan Mutki sudah menyetujui dan tinggal lagi Bupati Muba Pahri Azhari. Sementara di tingkat pusat pembentukan Kabupaten Muratara itu tidak menjadi masalah lagi, asal sengketa perbatasan selesai. Jadi pihaknya menghadap gubernur untuk mencari solusi dalam pembentukan kabupaten baru tersebut, kata dia. Menurut dia, untuk kelanjutan permasalahan tersebut sekarang ini utusan Pemerintah Provinsi Sumsel sedang menghadapi Bupati Muba. Sebenarnya semua persyaratan seperti penduduk dan kecamatan sudah memenuhi syarat dalam pembentukan kabupaten baru itu, yakni di daerah itu ada tujuh kecamatan dan 83 desa dengan jumlah penduduk sekitar 250 ribu orang, kata dia. Selain itu kabupaten pemekaran tersebut potensi sumber daya alamnya cukup banyak, sehingga bila terbentuk bisa lebih cepat mandiri. Sehubungan itu diharapkan kabupaten baru tersebut segera terbentuk sehingga akan dapat memulai kelakukan kegiatan pembangunan, katanya.

1 komentar:

  1. siip, lanjutkan pak, saya sangat mendukung sekali pembentukan kabupaten baru ini (muratara). semoga cepat terealisasi, amiin.

    BalasHapus

 

Total Pageviews

Return to top of page Copyright © 2012 | muratara.com Converted into Blogger Template by wongblagak